Sabtu, 13 Juli 2013

Mudahnya Mendapatkan Doa Malaikat

                Dalam Kehidupan, Setiap orang pasti pernah berdoa untuk sesuatu yang diinginkan atau berdoa untuk lepas atau bebas dari sesuatu tidak mengenakkan, terlebih untuk seorang mukmin, karena bagi seorang mukmin doa bukan hanya bermakna meminta sesuatu atau untuk melepaskan diri dari sesuatu yang tidak mengenakkan, doa bagi seorang mukmin bermakna penghambaan diri kepada Allah, juga menunjukkan betapa lemahnya kita sehingga untuk mendapatkan sesuatu, selain usaha yang telah kita lakukan, kita perlu berdoa untuk memperolehnya, jangan sampai kita tidak berdoa karena orang yang tidak berdoa termasuk orang yang sombong dan ancamannya neraka seperti firman Allah (QS Al-Mu’min: 60)
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku [1327] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".


[1327] Yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdo'a kepada-Ku.

            Selain itu, doa bagi orang mukmin adalah suatu ibadah, Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw,”Doa adalah ibadah.”( HR: Tirmizi, disahihkan Al-Albani).
                Karena begitu mulianya ibadah doa ini, sudah dipastikan setiap harinya kaum muslimin berdoa kepada Allah dan tidak hanya sekedar itu bahkan kaum muslimin mendatangi ulama Ahlus sunnah yang masih hidup untuk minta didoakan kebaikan pada dirinya, bahkan tidak sedikit kaum muslimin dengan mengeluarkan biaya yang besar pergi ke tempat-tempat keramat atau kuburan wali-wali/ulama untuk meminta doa, padahal meminta doa kepada orang yang sudah mati itu tidak boleh.
Al-Imam Al-Bukhari dalam dua tempat, Pertama, dalam kitab Al-Istisqa` bab 3 no. 1010 dan di dalam kitab Fadha`ilush Shahabah bab 11 no. 3710. Meriwayatkan: “Sesungguhnya ‘Umar bin Al-Khaththab beristisqa` (minta turun hujan) melalui ‘Abbas bin Abdul Muththalib bila ditimpa musim kering (yang berakibat terjadinya paceklik). Beliau (‘Umar) berkata: “Ya Allah, sesungguhnya kami dulu bertawassul dengan (doa istisqa`) Nabi Engkau dan Engkau menurunkan air hujan. Dan sekarang kami bertawassul dengan(doa istisqa`)  paman Nabi Engkau, maka turunkanlah atas kami hujan, beliau berkata: ‘Lalu turun hujan buat mereka’.
                Padahal, dengan modal kecil (Rp.1000) dan dengan tenaga yang sedikit setiap harinya kita bisa mendapatkan doa dari makhluk paling suci dan paling taat kepada Allah dan yang tidak pernah melanggar perintah Allah yaitu Malaikat.
Rasulullah saw bersabda, “Setiap pagi hari, ada dua malaikat yg diturunkan. Satu malaikat berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang mensedekahkan (hartanya). Sedangkan malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan-nahan (hartanya).” [HR Bukhari-Muslim] Sumber : (http://rahmawan.com/2011/03/31/doa-malaikat-bagi-ahli-sedekah/)
Jadi, Usahakan setiap harinya kita bisa menyisihkan uang untuk bersedekah, bagi yang dilapangkan rezekinya malu rasanya kalau sedekahnya Cuma Rp.1000 sedangkan didompet ada beberapa lembaran-lembaran Rp.50000 dan Rp.100000 nah bagi yang pas-pasan bisa dengan Rp.1000 untuk mendapatkan doanya malaikat, Mudah Bukan. Bagi yang belum mampu, cukup menerima sedekah saja dan diganti dengan sholat dhuha dan sungguh luar biasa kalau tetap bersedekah disaat sempitnya rezeki. Wallahualam
Mohon maaf kalau ada salah kata dan mohon Koreksi atas tidak sempurnanya tulisan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar